Hujan Gol Mewarnai Kemenangan Parma 2-1 atas Napoli

parma napoli

Dalam lanjutan Serie A Liga Italia laga Parma vs Napoli, terjadi hujan pinalti sebanyak 3 kali. Parma Calcio alias Il Ducali berhasil menang dengan skor 2-1.

Laga tersebut berlangsung di Stadio Ennio Tardini pada hari Kamis (23/7/2020) dini hari WIB. Walaupun Parma bertanding sebagai tim tuan rumah, namun Napoli yang lebih dulu mengancam lewat tembakan Matteo Politano dari jarak dekat pada menit 3. Untungnya, Luigi Sepe berhasil menahan bola tersebut.

Pertandingan ini berjalan cukup keras selama 30 menit lamanya. Tidak ada peluang yang cukup berarti atau mengancam gawang yang tercipta. Pada menit 30, Parma sempat mengancam melalui kemelut yang ada di depan gawang Napoli. Tendangan Siligardi berhasil disundul oleh pemain Napoli, Giovanni Di Lorenzo. Tim tamu berhasil membuat peluang berbahaya lagi pada menit ke 31. Peluang kali ini tercipta melalui kaki Giovanni Di Lorenzo dari jarak jauh yang berhasil diamankan oleh kiper Luigi Sepe. Empat menit kemudian, Parma Calcio baru bisa memberikan perlawanan berarti dari hasil tembakan Alberto Grassi yang sedikit melebar dari gawang Alex Meret.

Gol baru bisa tercipta di penghujung babak pertama. Parma mendapatkan tendangan penalti usai Mario Rui melanggar Alberto Grassi. Gianluca Caprari yang mengambil tendangan 12 pas tersebut berhasil menjalankan tugasnya dengan baik. Parma unggul 1-0 atas Napoli di babak pertama.

Baca Juga: Parma Calcio 1913 permanenkan 3 pemain pinjaman dari Napoli usah kalahkan Napoli 2-1

Awal babak kedua dimulai dengan Napoli yang terus menyerang pertahanan Parma di 5 menit awal, namun tetap nihil gol. Tim tamu baru mendapat peruntungan pada menit ke-54, tendangan Fabian Ruiz mengenai tangan Alberto Grassi di dalam kotak pinalti. Wasit Antonio Giua sempat melihat ke VAR untuk memastikan pinalti. Akhirnya, pinalti untuk Napoli. Lorenzo Insinge yang maju sebagai algojo pinalti berhasil mengecoh kiper Luigi Sepe ke arah yang berlawanan dan skor kembali imbang 1-1.

kulusevski-parma-napoli

Napoli bermain mendominasi pertandingan dengan menguasai 69% penguasaan bola berbanding Parma yang hanya 31%. Umpan berhasil Napoli pun terbilang tinggi dengan 92% operan sukses berbanding Parma yang hanya 79%. Namun, Napoli dibuat frustrasi dengan rapatnya pertahanan Parma. Terbukti, dari 19 tendangan, 12 berasal dari luar kotak pinali Parma. Berbanding terbalik dengan Parma yang hanya membuat 8 tembakan yang mana 5 berasal dari dalam kotak pinalti Napoli. Kedisiplinan pertahanan menjadi kunci kemenangan untuk Parma Calcio atas Napoli.

Peluang berbahaya kembali terjadi untuk Napoli di menit 74 di mana tendangan dari luar kotak pinali memaksa Sepe untuk melompat menepis tendangannya. Menjelang akhir pertandingan, Dejan Kulusevski menggiring bola dari sisi kiri pertahanan Napoli kemudian dilanggar oleh pemain bertahan Napoli, Kalidou Koulibaly. Wasit Antonio Giua kembali menunjuk titik pinalti untuk Parma Calcio. Dejan Kulusevski yang maju sebagai penendang pinalti, berhasil mengirim Alex Meret ke arah yang salah dan mencetak gol. Skor 2-1 untuk Parma. Gol tersebut menambah pundi-pundi gol Dejan Kulusevski di Serie A Italia musim ini menjadi 8 gol.

Kemenangan ini membuat Parma naik ke posisi 10 dengan koleksi 43 poin. Selama 35 pekan Serie A Italia ini, Parma berhasil meraih 12 kemenangan, 7 seri, dan 16 seri. Untuk gol, Parma sudah membuat 49 gol dengan kemasukan sebanyak 51 gol (-2 selisih gol)..

Susunan Pemain:

Parma: Sepe; Darmian, Dermaku, Bruno Alves, Pezzella; Grassi (Inglese 62’), Brugman, Kurtic (Gervinho 75’); Siligardi (Kulusevski 59’), Caprari (Iacoponi 75’), Karamoh (Barilla 62’).

Napoli: Meret; Di Lorenzo, Maksimovic, Koulibaly, Mario Rui; Fabian Ruiz (Zielinski 77’), Demme (Lobotka 85’), Allan (Elmas 65’); Politano (Callejon 65’), Lozano (Younes 85’), Insigne.