Parma bertamu ke Brescia di Serie A Italia pekan 36

parma-brescia-2019

Parma bersiap melawan Brescia (25/07) yang telah terdegradasi pada Sabtu sore dengan asa baru untuk menyelesaikan musim di paruh atas klasemen Serie A. Parma akan bertandang ke Stadion Mario Rigamonti jelang pertandingan Serie A Italia pekan ke 36. Pertandingan akan dimulai 16.15 waktu setempat atau 22.15 WIB.

Sementara itu, kekalahan tandang ke Lecce di pertengahan pekan sudah mengutuk kesebelasan tuan rumah untuk turun kasta ke tingkat kedua alias Serie B setelah hanya bertahan satu musim di kompetisi tertinggi di Italia alias Serie A Italia.

Setelah menderita enam kekalahan dalam tujuh pertandingan beruntun, pelatih kepala Parma Roberto D’Aversa berpikir bahwa anak asuhnya akan kesulitan menghadapi Napoli yang sedang bagus-bagusnya akhir-akhir ini.

Namun, dalam laga yang memperlihatkan tiga penalti, Parma menang dengan skor 2-1 dengan gol penentu datang di menit-menit akhir pertandingan di Stadion Ennio Tardini, kandang kebanggan Parma Calcio 1913.

Gol dari Dejan Kulusevski, yang kedelapan musim ini, telah membawa Parma Calcio 1913 berangkat dari posisi 13 ke posisi 10, hanya terpaut lima poin dari tim Sassuolo yang mulai goyah performanya belakangan ini.

Mencapai target tersebut mungkin terbilang tidak realistis kini, mengingat Serie A Italia menyisakan 3 pertandingan lagi. Namun, Parma Calcio 1913 tentu akan puas dengan prestasi terbaiknya sejak 2013-2014.

Baca Juga: Hujan Gol Mewarnai Kemenangan Parma 2-1 atas Napoli

Namun demikian, dengan pertandingan yang akan datang melawan Brescia dan Lecce, D’Aversa akan mengakui bahwa terdapat beberapa kesempatan untuk lebih menambah apa yang telah mereka raih selama 11 bulan yang solid ini.

Dari sudut pandang Brescia, mereka bakal siap untuk menyelesaikan musim ini setelah dipastikan mereka sudah terdegradasi dari Serie A ke Serie B pada pertengahan pekan.

Meskipun kesebelasan Brescia mencatat poin yang lebih banyak dari Parma Calcio selama 6 pertandingan terakhir, kekalahan keempat dari total 6 kekalahan mereka telah membuat Brescia tidak dapat lagi menjangkau Genoa yang berada di posisi ke-17 yang berada di zona aman dari degradasi ke Serie B.

Dengan 8 poin yang memisahkan antara Brescia dengan Lecce dan 5 poin dengan SPAL di peringkat terbawah 20, pelatih kepala Brescia, Diego Lopez merasa bahwa sudah hamper pasti terlepas dari apa pun hasil yang akan Brescia dapati, akan memastikan Brescia finis di peringkat 19 pada musim ini, walaupun kemungkinan masiah bisa berpindah ke peringkat 20 atau 18.

Walau bagaimanapun juga, jika nanti Sandro Tonali selaku pemain bintang pergi meninggalkan Brescia, itu memberikan peluang bagi Diego Lopez untuk melihat dan Menyusun tim lagi untuk musim depan dan kembali ke Serie A Italia secepat mungkin yang bisa dilakukan.

Performa di Serie A Italia milik Brescia: MKKKMK

Performa di Serie A Italia milik Parma: KKSKKM

parma-vs-brescia

Catatan
M: menang

S: seri
K: Kalah

Brescia kemungkinan akan menjual Sandro Tonali dengan harga yang mahal. Maka dari itu, ada kemungkinan Brescia akan mengistirahatkan Sandro Tonali guna mencegah kemungkinan Sandro Tonali cidera dan menurunkan harga jualnya di pasaran.

Hal tersebut dapat berimbas kepada Birkir Bjarnason akan mulai dari awal, sedangkan Ales Mateju akan menggantikan Andrea Papetti di pertahanan Brescia.

Kulusevski diperkirakan akan kembali ke starting eleven Parma Calcio 1913 setelah pada kemenangan 2-1 atas Napoli ia masuk sebagai pemain pengganti.

Roberto Inglese pun berpotensi akan mulai dari menit pertama, sebagai pengganti Gianluca Caprari.

Perkiraan susunan pemain Brescia:

Joronen; Sabelli, Mateju, Kanselir, Mangraviti; Zmrhal, Bjarnason, Dessena, Martella; Torregrossa, Donnarumma

Perkiraan susunan pemain Parma:

Sepe; Darmian, Dermaku, Alves, Pezzella; Kulusevski, Brugman, Grassi, Kurtic, Karamoh; Inglese